Game yang Dilarang Rilis di Timur Tengah

Oleh : Bustommyzw | 2022-04-20 13:36:54

Saat ini, telah banyak sekali judul game beredar dengan beragam genrenya, mulai dari FOS, Sport, Strategy, Simulator dan sebagainya. Meski berbeda-beda, pada dasarnya beberapa video game dibuat sebagai hiburan.

Faktanya, tidak semua game dapat diterima disejumlah negara, sehingga keberadaannya dianggap ilegeal. Akibatnya, terdapat beberapa kecaman oleh pihak yang tidak suka atas adanya unsur-unsur yang menjelekan pihak lain didalam game, termasuk negara di wilayah Timur Tengah.

Nah pada ulasan kali, kami telah merangkum berbagai game yang diilarang rilis di Timur Tengah. Tanpa berlama-lama lagi yuk kita simak ulasannya.

Call of Duty: Mobile
Call of Duty: Mobile merupakan game populer diperangkat Mobile. Bahkan game ini tersedia dan dapat dimainkan para gamere dibanyak negara. Namun, faktanya Call of Duty: Mobile justru dilarang rilis di negara Iran. Game mobile ini telah di-banned untuk pemain di Iran tanpa pemberitahuan resmi. Bahkan pihak Activision sempat memberikan pesan pengumuman bagi gamer di Iran terkait perilisan Call of Duty: Mobile yang dibatalkan. Perubahan mendadak tersebut telag berdampak jutaan para player, bahkan beberapa di antaranya telah menitihkan karier di Call of Duty: Mobile. Namun, sayangnya, hal ini belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Activision atau pemerintah Iran.

Battlefield 3
Battlefield 3 yang telah dirilis EA serta DICE di tahun 2011 yang cukup populer ketika hadir bagi konsol PS3, Xbox 360 dan PC series ketiga ini hadir dengan kosep dan latar belakang yang baru.

Namun, game ini justru sempat mendapatkan kecaman sebab mengundung unsur agama yang melibatkan negara Iran yang mayoritas beragama Islam. Pada game ini terdapat tulisan-tulisan arab di markas pemberontak atau jaringan teroris. Hal inilah yang membuat Battlefield 3 sempat mendapatkan petisi lebih dari 5000 orang masyarakat Iran agar tidak diperjual belikan di wilayah tersebut dan pemerintah Iran juga melaporkan hal ini kepihak EA maupun DICE.

The Last of Us Part II
The Last of Us Part II merupakan salah satu game terbaik yang telah dirilis pada tahun 2022. Namun faktanya, tidak semua negara menerima perilisan game ini seperti halnya negara Arab Saudi. Game eksklusif konsol PS4 telah dilarang beredar di Arab Saudi dan Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab. Pemblokiran game ini bukan tanpa alasan. Menurut laporan, isu LGBT disinyalir menjadi alasan kuat kenapa diblokirnya game ini di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Dengan menyuguhkan konten yang mengandung unsur LGBT, The Last of Us II dinilai tidak layak untuk dihadirkan bagi masyarakat Arab Saudi dan Timur Tengah. LGBT sendiri masih menjadi isu sensitif di wilayah negara tersebut.

Nah itulah, berbagai game yang diilarang rilis di Timur Tengah
Tags : Games, CallofDuty